Long time no write.. Sedikit ada penyesalan karena tidak menulis kegiatan harian selama di Jepang. Akhirnya, karena terus kepikiran tentang menulis kegiatan selama masih di Jepang, saya memutuskan untuk mulai menulis tentang segala sesuatu selama berada di Jepang.
Kenapa bisa sampai ke Jepang? Semua diawali oleh keputusan untuk mengikuti Takeda Fellowship Program (nanti dibahas pada tulisan lain yaa). Singkat kisah, saya diterima sebagai salah satu penerima program ini di Niigata University untuk masa belajar 6 bulan.
Saya diberangkatkan ke kota Niigata, pada bulan Juni 2019. Perjalanan ini dimulai dari Surabaya dengan rute penerbangan Suarabaya-Jakarta-Seoul-Niigata. Walaupun sempat berganti maskapai penerbangan, dari Garuda Indonesia ke Korean Airlines, tetapi tidak perlu khawatir memindahkan bagasi ketika pindah maskapai karena riwayat pemesanan tiket adalah Surabaya-Niigata. Penerbangan ini cukup menguras energi, >10 jam. Detailnya ada di gambar.
Kenapa bisa sampai ke Jepang? Semua diawali oleh keputusan untuk mengikuti Takeda Fellowship Program (nanti dibahas pada tulisan lain yaa). Singkat kisah, saya diterima sebagai salah satu penerima program ini di Niigata University untuk masa belajar 6 bulan.
Saya diberangkatkan ke kota Niigata, pada bulan Juni 2019. Perjalanan ini dimulai dari Surabaya dengan rute penerbangan Suarabaya-Jakarta-Seoul-Niigata. Walaupun sempat berganti maskapai penerbangan, dari Garuda Indonesia ke Korean Airlines, tetapi tidak perlu khawatir memindahkan bagasi ketika pindah maskapai karena riwayat pemesanan tiket adalah Surabaya-Niigata. Penerbangan ini cukup menguras energi, >10 jam. Detailnya ada di gambar.
TADAAAA!!!! Akhirnya tiba di Niigata International Airport.
Pertama-tama harus mengikuti prosedur kedatangan penerbagan internasional. Prosesnya seperti ini:
Turun dari pesawat, (1) ikuti lorong kemudian (2) ke pengecekan passport, setelah itu turun ke lantai 1 untuk ambil (3) bagasi, setelah itu (4) keluar.
Kalau datang ke Jepang melalui bandara Narita, Haneda, Chubu, Kansai, Shinchitose, Hiroshima, dan Fukuoka, bisa langsung mendapatkan Residence card (Zalyu card) pada saat melalui passport control. Sayangnya, bandara Niigata tidak menyediakan layanan tersebut, sehingga harus mengurus Residence card secara terpisah.
Setelah menyelesaikan prosedur kedatangan, bila membutuhkan informasi, ada tourist information desk di depan pintu kedatangan.
Saya memutuskan untuk naik bis ke pusat kota Niigata, kebetulan tempat tinggal yang sudah dipesan sebelumnya, berada tidak jauh dari stasiun Niigata. Nah, untuk naik bus ke stasiun Niigata, busnya bisa ditunggu di depan pintu kedatangan. Ada dua bus yang tersedia, bus reguler dan bus limousine. Untuk biayanya, bus reguler ¥420 (dewasa). Untuk lebih jelasnya bisa lihat di website ini http://www.niigata-airport.gr.jp/access/bus.php?lang=en
Bus ini mengantarkan ke stasiun Niigata, ada yang tujuannya ke pintu Utara stasiun, dan ada yang ke pintu selatan. Hal ini tidak menjadi masalah, karena ada akses yang menghubungkan pintu utara maupun selatan stasiun Niigata.
Bus ini mengantarkan ke stasiun Niigata, ada yang tujuannya ke pintu Utara stasiun, dan ada yang ke pintu selatan. Hal ini tidak menjadi masalah, karena ada akses yang menghubungkan pintu utara maupun selatan stasiun Niigata.
Sedikit berbeda dibandingkan bus pada umumnya di Niigata, bus dari bandara Niigata harus dinaiki dari pintu depan. Kemudian melakukan pembayaran kepada supir bus. Sebaiknya menyediakan uang pas, kalau tidak punya, bisa menyediakan uang maksimal besaran ¥1000. Tapi kalau punya IC-card (kartu e-money Jepang, contohnya: SUICA & PASMO; ada banyak jenis IC di Jepang, bergantung daerahnya tapi bisa dipakai di daerah mana saja). Kartunya tinggal di-tap di samping supir bus.
Setibanya di stasiun Niigata, bagi yang belum punya kartu IC-Card Jepang, saran saya adalah membuat kartu ini terlebih dahulu. Saya sendiri membuat kartu SUICA (gambar) karena kartu ini umum dipakai untuk area Niigata. Kartu ini akan sangat memudahkan untuk berbagai transaksi pembayaran, termasuk transportasi. Proses pembuatannya pun sangat mudah, kartu ini dapat dibuat di setiap stasiun, bisa dengan menggunakan mesin pembuat kartu SUICA (bagi yang bisa berbahasa Jepang, mudah untuk menggunakan mesin ini) atau pembuatan secara manual melalui counter penjualan tiket kereta. Setiap pembuatan kartu SUICA, mengharuskan ada dana yang diendapkan sebesar ¥500. dana tersebut bisa diambil kembali ketika kartu tidak dipakai lagi dan dikembalikan ke counter ataupun mesin. Jadi, kalau membuat kartu dengan ¥2000, dana yang akan tersedia adalah ¥1500. Dana yang diendapkan, hanya pada saat pertama kali melakukan pembuatan kartu. Jadi, ketika isi ulang kartu yang sudah dibuat tidak akan adalagi potongan tersebut. Contoh: saldo akhir ¥1000, isi ulang ¥5000, maka saldo setelah isi ulang menjadi ¥6000. Pengisian saldo dapat dilakukan di mesin-mesin yang tersedia seperti di stasiun. Lebih jelasnya bisa lihat website ini https://www.japan-rail-pass.com/common-questions/difference-Pasmo-Suica
Setibanya di stasiun Niigata, bagi yang belum punya kartu IC-Card Jepang, saran saya adalah membuat kartu ini terlebih dahulu. Saya sendiri membuat kartu SUICA (gambar) karena kartu ini umum dipakai untuk area Niigata. Kartu ini akan sangat memudahkan untuk berbagai transaksi pembayaran, termasuk transportasi. Proses pembuatannya pun sangat mudah, kartu ini dapat dibuat di setiap stasiun, bisa dengan menggunakan mesin pembuat kartu SUICA (bagi yang bisa berbahasa Jepang, mudah untuk menggunakan mesin ini) atau pembuatan secara manual melalui counter penjualan tiket kereta. Setiap pembuatan kartu SUICA, mengharuskan ada dana yang diendapkan sebesar ¥500. dana tersebut bisa diambil kembali ketika kartu tidak dipakai lagi dan dikembalikan ke counter ataupun mesin. Jadi, kalau membuat kartu dengan ¥2000, dana yang akan tersedia adalah ¥1500. Dana yang diendapkan, hanya pada saat pertama kali melakukan pembuatan kartu. Jadi, ketika isi ulang kartu yang sudah dibuat tidak akan adalagi potongan tersebut. Contoh: saldo akhir ¥1000, isi ulang ¥5000, maka saldo setelah isi ulang menjadi ¥6000. Pengisian saldo dapat dilakukan di mesin-mesin yang tersedia seperti di stasiun. Lebih jelasnya bisa lihat website ini https://www.japan-rail-pass.com/common-questions/difference-Pasmo-Suica
Selanjutnya kita bahas pembuatan My Number, Residence card (Zalyu card), dan proses pendaftaran sebagai warga baru di Niigata >> https://jarasilmu.blogspot.com/2020/06/beberapa-hal-yang-harus-dilakukan_29.html




Tidak ada komentar:
Posting Komentar